Martapura, Kalimantan Selatan — Halaman MTs Pangeran Antasari berubah menjadi lautan cokelat pada Jum’at pagi. Seluruh siswa-siswi dan dewan guru Depan berkumpul dengan khidmat melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65. Acara ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan momen penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, serta semangat gotong royong di lingkungan madrasah.
Menanamkan Karakter dan Akal Budi Islami
Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengucapan Pancasila, UUD 1945, serta Dasa Darma Pramuka oleh para petugas upacara penggalang.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Rama, S.Pd., menyampaikan amanat yang menginspirasi seluruh peserta upacara. Beliau menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter anggota muda di era modern.
“Pramuka mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan peduli sesama. Di MTs Pangeran Antasari, nilai-nilai Dasa Darma ini kita jalankan selaras dengan ajaran Islam dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Bapak Rama, S.Pd. dalam pesannya.
Siap Menjadi Generasi Unggul
Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65 ini, MTs Pangeran Antasari terus berkomitmen membina para siswa-siswinya agar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental, kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi.




